Fik, ajarin saya bahasa inggris dong. Bagaimana sih caranya belajar bahasa inggris?
Kalimat diatas sering sekali didengar oleh saya dan siapapun yang dianggap oleh orang lain menguasai bahasa Inggris. Masalahnya adalah, mempelajari sesuatu untuk diri sendiri dan mengajari orang lain itu dua hal yang sangat jauh berbeda. Setiap orang memiliki gaya belajarnya tersendiri. Gaya belajar anda berbeda dengan gaya belajar saya. Maka dari itu, setiap pertanyaan seperti diatas datang kepada saya, alih-alih menjelaskan bagaimana cara belajar bahasa inggris yang baik dan benar, saya lebih memilih menceritakan bagaimana saya menguasai Bahasa Inggris. Harapannya? Semoga mereka terinspirasi.
So here’s the story:
Seingat saya, saya mendadak menguasai bahasa inggris di kelas satu SMP. Saya juga bingung mengapa mendadak bisa seperti itu. Namun ketika saya pikir-pikir dan analisa lagi, saya menyadari bahwa ketika itu saya memiliki tiga kebiasaan sederhana yang saya lakukan terus berulang-ulang.
Kebiasaan yang sangat sederhana: mendengarkan lagu bahasa inggris, melafalkannya semirip mungkin, membaca lirik lagunya lalu mencari terjemahan dari lirik lagu tersebut.
Simple sekali kan?
Tapi setelah saya pikir-pikir, kebiasaan sederhana tersebut mengajarkan saya banyak hal:
- Dengan mendengarkan lagu bahasa inggris, saya membiasakan diri mendengarkan bagaimana pembicara asli bahasa inggris bersuara.
- Dengan membaca teks dan melafalkannya semirip mungkin, saya membiasakan diri bagaimana jika satu huruf bertemu dengan huruf lain dalam bahasa inggris, maka bunyi yang dihasilkan akan berbeda. Singkatnya: pelafalan bahasa inggris. Pronounciation.
- Dengan mencari terjemahan dari lirik lagu, saya membiasakan diri untuk mengetahui makna dari kata dan bahkan makna dari kombinasi kata atau frasa tertentu dalam bahasa inggris.
Tiga kebiasaan ini mengajarkan saya banyak hal. Beberapa tahun kemudian, saya baru menyadari mengapa tiga hal sederhana ini bisa membawa saya hingga menjadi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Indonesia dengan indeks Prestasi cukup memuaskan: Segala sesuatu memiliki pola, termasuk dalam bidang bahasa.
Ketika kita memahami polanya, kita menguasai ilmunya.
Manusia secara otomatis menganalisa pola dari sesuatu yang mereka lakukan terus menerus. Ketika anda belajar bersepeda dengan terus menerus melakukkan beberapa gerakan tertentu, secara otomatis anda mengingat gerakan mana yang membuat sepeda anda berjalan dengan baik dan gerakan mana yang membuat anda jatuh tersungkur.
Demikian pula dengan berbahasa inggris.
Bagaimana, have you got any inspiration yet?
Hope it helps.

Yup! saya yakin itu. kalo kita sering menggunakannya, tentu dgn sndirinya akan berkembang. Tapi masalahnya gak sedikit orang yang malas ngerjain hal-hal yg mudah
Untuk saya, dapat menulis dan membaca tulisan inggris dgn baik saja sudah cukup
ade…jd kpn mulai belajar bhs inggris di LIA ?
jgn main internet mllu…ayo mulai skrg jg…
mamie
@arin
wah, tahun lalu saya sudah lulus dari LIA kelas HI-4
saya tertarik sekali dg apa yg anda sampaikan, trus terang saya sngat ingin blajar bhasa inggris , mengingat kebutuhan komunikasi saat ini ,
Thank you very much for a really inspiring story, Mas Fikri!